Archive

Archive for the ‘Inspirasi’ Category

Menggugat Sekolah!


Salam United Science,

Setelah sekian lama tidak aktif nge-blog lagi, pagi ini saya dapat sebuah pencerahan, mungkin aufklarung, hehe. Di hari yang cukup istimewa 9 Muharram 1438 H, bertepatan dengan Hari Tasu’a dimana disunnahkan untuk berpuasa.

Saat menunggu antrian kamar mandi sebagai anak rantau yang menumpang hidup di Jogja (baca: ngekos), saya sempatkan menikmati video berbagi YouTube dan bertemulah saya pada sebuah video yang cukup membuat saya “tertarik” dan lebih dalam lagi.

Video yang saya temui berjudul “I Just Sued the School System” (Saya Menggugat Sistem Sekolah). Video ini membuka fakta dan realitas pendidikan di “sekolah” kita. Sebuah video yang sangat “berimbang” menampilkan fakta dan argumen yang “mendidik”. Sekolah saat ini belum berkembang mengikuti perkembangan zaman. Sekolah dianggap “memenjarakan” kreativitas dan inovasi. Sekolah hanya mendidik “robot manusia” yang seragam.

Sebuah analogi yang menarik yang saya temukan di video ini. “Memaksa ikan untuk memanjat pohon”. Sebuah realitas yang benar-benar terjadi ketika semua anak “dipaksa” memiliki keahlian yang seragam tanpa memperhatikan bakat dan minat yang dia miliki. Tragis!

 

Simak sendiri videonya. Kita boleh memandang dan mengintrepretasikan maksudnya. Secara pribadi, memang perlu ada perubahan besar dalam “sistem persekolahan” yang ada saat ini. Mari kita dampingi anak-anak kita menemukan bakat dan kehebatannya masing-masing. “Pendidikan yang memerdekakan, pendidikan yang mencerahkan dan memanusiakan!”

Salam,
Ary Gunawan | @arygoen | Ikatan Guru Indonesia Sleman-DIY

Pelajaran Berharga: Sepatu!

16 Februari 2016 1 komentar

Sebuah video sederhana yang menggambarkan realitas kehidupan yang mungkin saja kita jumpai. Nikmat atau rizki terkadang tidak kita tahu kapan datangnya, kerap kali datang tiba-tiba di saat yang tepat (menurut Allah tentunya). Begitupun ketika kita memiliki sesuatu yang amat kita sayangi, wajar ketika kita bersedih ketika kehilangan. Namun, mengikhlaskan bisa jadi merupakan langkah bijak untuk mendapatkan sesuatu yang lebih baik.

Sungguh rencana Allah itu teramat indah untuk kita bayangkan. Sederhana, terima dengan ikhlas, selalu berprasangka baik, dan jangan lupa bersyukur atas segala yang kita peroleh. Selamat menikmati video inspiratif berikut ini.

Silakan dibagikan, insyaAllah bermanfaat.

 

Outing Class sebuah Joyfull Learning

8 Februari 2016 1 komentar

IMG-20160208-WA0001

Miris. Itu yang pertama terbersit di benak saya ketika membaca sebuah meme yang intinya mengatakan bahwa “Sekolah adalah Penjara.” Sungguh sangat kontradiktif dengan prinsip yang dikembangkan Bapak Pendiidikan Ki Hajar Dewantara. Sekolah seharusnya menjadi taman yang menyenangkan dan memberikan kegembiraan.

Joyfull Learning, atau dikenal pula dengan Pembelajaran Menyenangkan, menjadi trend positif dalam dunia pendidikan kita. Siswa (sekarang disebut sebagai peserta didik untuk menghindari bias gender), oleh sebagian kalangan dinilai berada dalam kondisi penuh tekanan (stress) berlebih. Hal ini terjadi karena orientasi pendidikan kita (tidak semuanya) masih menekankan pada kemampuan kognitif sebagai tolak ukur utama dengan sedikit mengesampingkan aspek afektif (sikap) dan psikomotorik (keterampilan).

Salah satu kegiatan Joyfull Learning bisa diterapkan adalah melalui pembelajaran kontekstual dan pembelajaran di luar kelas (outdoor learning activity). Inilah yang diterapkan oleh SMP Muhammadiyah 3 Depok (SMP Mugadeta) beberapa waktu lalu. SMP Mugadeta mengadakan outing class berbasis alam ke Pantai Drini dan Baron, Gunungkidul. Siswa diarahkan untuk memahami alam dan belajar langsung mengenai gejala alam baik biotik maupun abiotik.

Outing class dilaksanakan pada hari Minggu, 7 Februari 2016. Sengaja dipilih pada long weekend dengan harapan bisa mengisi kegiatan liburan dengan kegiatan positif dan produktif. Selain itu, pembelajaran yang diperoleh siswa lebih komprehensif, tidak sekedar sains (IPA) tetapi juga belajar bersosialisasi, berkomunikasi, dan etika wisata yang sesuai.

Budaya Selfie dan Grouppie 

Generasi 2000-an merupakan generasi digital alias digital native. Alat komunikasi dan gadget sudah menjadi bagian dari gaya hidup mereka sejak kecil Salah satunya adalah budaya selfie atau groppie untuk mengabadikan momen penting. Kebebasan dalam berkreasi inilah salah satu kompetensi (Skill) abad 21 yang perlu dikembangkan. Terlebih lagi, kita sudah memasuki Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) sejak 1 Januari 2016 yang lalu.

IMG-20160208-WA0005

Tulisan ini sudah dimuat di Kompasiana.